Friday, 18 January 2013


Kali ini saya akan membahas tentang penyakit Typhus yang berbahaya, silahkan disimak.

Pengertian
 Tipes atau thypus adalah penyakit infeksi bakteri pada usus halus dan terkadang pada aliran darah yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi A, B dan C, selain ini dapat juga menyebabkan gastroenteritis (keracunan makanan) dan septikemia (tidak menyerang usus)
Kuman tersebut masuk melalui saluran pencernaan, setelah berkembang biak kemudian menembus dinding usus menuju saluran limfa, masuk ke dalam pembuluh darah dalam waktu 24-72 jam. Kemudian dapat terjadi pembiakan di sistem retikuloendothelial dan menyebar kembali ke pembuluh darah yang kemudian menimbulkan berbagai gejala klinis.
Dalam masyarakat penyakit ini dikenal dengan nama Tipes atau thypus, tetapi dalam dunia kedokteran disebut TYPHOID FEVER atau Thypus abdominalis, karena berhubungan dengan usus pada perut.

Diagnosis
Untuk mengetahui penyakit tersebut lakukan pemeriksaan laboratorium seperti :
 -Terjadinya penurunan sel darah putih
 -Anemia rendah karena pendarahan pada usus
 -Trombosit menurun
 -Menemukan bakteri salmonella typhosa pada kotoran, darah, urin
 Peningkatan titer Widal

Reaksi Widal merupakan test imunitas yang ditimbulkan oleh kuman Salmonella typhi/ paratyphi, yaitu kuman yang terdapat di minuman dan makanan kita yang terkontaminasi dengan tinja orang yang sakit. Dikatakan meningkat bila titernya lebih dari 1/400 atau didapatkan kenaikan titer 2 kali lipat dari titer sebelumnya dalam waktu 1 minggu.
Pada pemeriksaan fisik dapat ditemui bradikardi (denyut melemah) relatif, pembesaran limfa, tegangnya otot perut, dan kembung. Serta, periksakanlah apakah kandung empedu anda tidak mengalami peradangan menahun karena bakteri Tipes dapat menempati kandung empedu.

Gejala
Gejala yang dialami penderita Tipes dapat diuraikan menjadi berikut ini :
-          Panas badan yang semakin hari bertambah tinggi, terutama pada sore dan malam hari. Terjadi selama 7-10 hari, kemudian panasnya menjadi konstan dan kontinyu. Umumnya paginya sudah merasa baikan, namun ketika menjelang malam kondisi mulai menurun lagi.
-          Pada fase awal timbul gejala lemah, sakit kepala, infeksi tenggorokan, rasa tidak enak di perut, sembelit atau terkadang sulit buang air besar, dan diare.
-          Pada keadaan yang berat penderita bertambah sakit dan kesadaran mulai menurun.
Pencegahan
Penyakit Tipes dapat ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar dengan kuman Tipes , Salmonella typhosa, kotoran, atau air kencing dari penderita Tipes.

Bila anda sering menderita penyakit ini kemungkinan besar makanan atau minuman yang Anda konsumsi tercemar bakterinya. Hindari jajanan di pinggir jalan terlebih dahulu. Atau telur ayam yang dimasak setengah matang pada kulitnya tercemar tinja ayam yang mengandung bakteri Tipes.
 Untuk mencegah agar seseorang terhindar dari penyakit ini kini sudah ada Vaksin Tipes atau Tifoid yang disuntikkan atau secara minum obat dan dapat melindungi seseorang dalam waktu 3 tahun. Mintalah Dokter anda memberikan imunisasi tersebut.
 Daya tahan tubuh juga harus ditingkatkan seperti gizi yg baik, tidur 7-8 jam/24 jam, olah raga secara teratur 3- 4 kali seminggu selama 1 jam. Bagi orang yang pernah mengalami penyakit Tipes sebaiknya tidak melakukan kegiatan yang sangat melelahkan. Karena akan lebih mudah kambuh kembali daripada orang yang sama sekali belum menderita Tipes.
 Hindarilah makanan yang tidak bersih. Cucilah tangan sebelum makan. Bagi penderita carrier (tidak menderita penyakit ini, namun dapat menyebarkan bakterinya) tetap mengkonsumsi obat.
typhus atau demam tifoid atau typhoid disebabkan bakteri Salmonella Enterica, khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi. Bakteri typhus ditemukan di seluruh dunia, dan ditularkan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar tinja penderita typhus. Bakteri typhus juga ditularkan melalui gigitan kutu yang membawa bakteri penyebab typhus.

Gejala
·         Setelah infeksi typhus terjadi, akan muncul satu atau beberapa gejala berikut ini:
·         demam tinggi dari 39o sampai 40oC (103o sampai 104oF) yang meningkat secara perlahan
·         tubuh menggigil
·         denyut jantung lemah (bradycardia)
·         badan lemah
·         sakit kepala
·         nyeri otot myalgia
·         kehilangan nafsu makan
·         konstipasi
·         sakit perut

Perawatan
Antibiotika, seperti ampicillin, kloramfenikol, trimethoprim-sulfamethoxazole, dan ciproloxacin sering digunakan untuk merawat typhus di negara-negara barat.
 Bila tak terawat, typhus dapat berlangsung selama tiga minggu sampai sebulan. Kematian terjadi antara 10% dan 30% dari kasus typhus yang tidak terawat. Vaksin typhus dianjurkan untuk orang yang melakukan perjalanan ke wilayah typhus biasanya berjangkit (terutama di Asia, Afrika, dan Amerika Latin).

Pencegahan
Penularan bakteri typhus dicegah dengan memelihara gaya hidup bersih sehat, misalnya menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan kebersihan personal, seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah membuang kotoran. Pencegahan paling efektif terhadap typhus adalah dengan imunisasi (vaksinasi) typhus. Imunisasi typhus dibutuhkan setiap orang dari semua golongan umur. Imunisasi typhus diulang setiap tiga tahun.

Sekian penjelasan saya mengenai penyakit Typhus, apabila ada kesalahan saya mohon maaf, terima kasih.

0 comments:

Post a Comment